Sebby Sambom: “Rakyat Papua Telah Dibodohi oleh OPM dan Dijadikan Tameng untuk Perjuangan”

Hukrim, Opini7 views

buletinjubi.com-Pernyataan mengejutkan datang dari juru bicara OPM, Sebby Sambom. Dalam sebuah pernyataannya, ia mengakui bahwa selama ini rakyat Papua justru telah dibodohi dan dijadikan tameng oleh kelompok bersenjata OPM untuk melancarkan aksi-aksinya. Pengakuan ini sekaligus memperlihatkan adanya keretakan pandangan di internal OPM mengenai cara perjuangan yang selama ini mereka lakukan.

Menurut Sebby Sambom, OPM seringkali menggunakan rakyat sipil sebagai perisai hidup untuk menghindari aparat keamanan. Dalam berbagai insiden, masyarakat dipaksa memberikan dukungan logistik, tempat berlindung, bahkan dijadikan korban propaganda. “Rakyat Papua telah dibodohi oleh OPM, mereka dijadikan tameng untuk perjuangan yang tidak jelas arahnya,” ujar Sebby dalam keterangannya, Sabtu (30/8/2025).

Pernyataan ini menuai beragam tanggapan dari tokoh masyarakat Papua. Kepala suku Intanjaya, Paulus Japugau, menilai pengakuan Sebby adalah fakta yang sudah lama dirasakan rakyat. “Kami sudah tahu lama, OPM hanya memanfaatkan masyarakat. Mereka datang ke kampung, ambil makanan, paksa anak-anak muda ikut. Ini bukan perjuangan, tapi hanya menyusahkan rakyat,” tegasnya.

Tokoh pemuda Papua, Yonas Murib, menyebut bahwa pengakuan tersebut harus menjadi alarm bagi seluruh masyarakat agar tidak lagi terprovokasi oleh bujuk rayu OPM. “Kalau juru bicara mereka sendiri sudah bilang begitu, artinya rakyat Papua harus sadar. Jangan sampai terus-menerus diperalat. Lebih baik kita dukung aparat keamanan untuk menjaga wilayah kita,” katanya.

Dengan adanya pengakuan dari Sebby Sambom ini, masyarakat Papua semakin diingatkan bahwa kehadiran OPM bukanlah demi kepentingan rakyat, melainkan demi kepentingan kelompok tertentu. Rakyat pun diimbau untuk tidak mudah percaya pada propaganda separatis dan memilih hidup aman serta damai bersama NKRI.