9 Program Prioritas Wali Kota Sorong Papua Barat Daya pada 100 Hari Kerja

Wali Kota Sorong, Septinus Lobat menetapkan sembilan program prioritas dalam 100 hari kerja pertamanya guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program prioritas ini pertama kali disampaikan dalam peringatan HUT Ke-25 Kota Sorong pada Jumat (28/2/2025), yang mana sambutan tersebut dibacakan oleh Sekda Yakob Kareth.

Wali Kota Sorong Septinus Lobat kembali menegaskan komitmen terhadap program-program ini dalam apel perdana di halaman Kantor Wali Kota Sorong, pada Senin (3/3/2025).

Ia menegaskan, bahwa dalam 100 hari kerja ada sembilan program prioritas yang akan segera dijalankan.

Untuk itu, ia meminta seluruh PD, terutama Bappeda, agar segera menyiapkan langkah-langkah strategis.

“Saya minta kepala bappeda atau plt untuk segera berkoordinasi dan menyiapkan strategi yang tepat. Kota ini harus bergerak cepat untuk memenuhi harapan masyarakat,” pungkasnya.

9 program Wali Kota Sorong

  1. Pendidikan Gratis – Menjamin akses pendidikan gratis bagi anak asli Papua serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Sorong.
  2. Pelayanan Kesehatan – Memperbaiki akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
  3. Pengelolaan Sampah dan Banjir – Menyelesaikan persoalan persampahan, kebersihan, dan penanggulangan banjir.
  4. Pembangunan Infrastruktur – Mempercepat pembangunan infrastruktur demi meningkatkan kesejahteraan warga.
  5. Pertumbuhan Ekonomi – Mendorong pertumbuhan ekonomi dan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal.
  6. Peningkatan Pelayanan Publik – Menyediakan pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan responsif.
  7. Transparansi dan Akuntabilitas – Mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
  8. Good Governance dan Clean Government – Membangun tata kelola pemerintahan yang profesional dan bersih.
  9. Keamanan dan Ketertiban – Memastikan keamanan dan stabilitas kota sebagai pusat ekonomi melalui sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat.