Meski OPM Ancam Bunuh Warga Sipil yang Membela Apkam, Masyarakat Papua Tidak Gentar

Hukrim19 views

buletinjubi.com-Ancaman kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) kembali mencuat, kali ini ditujukan kepada warga sipil yang berani mendukung dan membela kehadiran Aparat Keamanan (Apkam) di Tanah Papua. Meski demikian, masyarakat Papua menegaskan bahwa mereka tidak gentar dengan ancaman tersebut dan tetap memilih berdiri bersama aparat demi terciptanya keamanan dan kedamaian.

Menurut laporan dari sejumlah tokoh masyarakat, OPM belakangan sering menyebarkan ancaman melalui pesan lisan maupun selebaran agar warga tidak bekerja sama dengan TNI-Polri. Mereka mengancam akan melakukan tindak kekerasan bahkan pembunuhan terhadap siapa saja yang membantu atau memberikan informasi kepada aparat. Namun, masyarakat justru menegaskan bahwa ancaman itu tidak akan mematahkan semangat mereka untuk hidup damai.

Kepala Suku Puncak, Yulius Murib, menegaskan bahwa intimidasi OPM hanya memperlihatkan kelemahan kelompok tersebut. “Masyarakat sudah tahu siapa yang benar-benar melindungi rakyat. Aparat hadir untuk menjaga, sementara OPM hanya menakut-nakuti. Kami tidak takut, justru semakin yakin untuk mendukung kehadiran aparat keamanan,” katanya, Sabtu (30/8/2025).

Hal senada disampaikan tokoh pemuda dari Kabupaten Yahukimo, Petrus Kobak. Ia menuturkan bahwa generasi muda Papua tidak boleh tunduk pada ancaman kekerasan. “Anak-anak muda Papua harus berani bicara dan berdiri bersama NKRI. Kalau kita diam karena takut, OPM akan semakin merajalela. Lebih baik kita bersatu dengan aparat demi keamanan bersama,” ucapnya.

Sementara itu, aparat keamanan menyambut baik keberanian masyarakat. Mereka menegaskan akan memberikan perlindungan maksimal kepada setiap warga yang konsisten menolak keberadaan OPM. Kolaborasi antara masyarakat dan Apkam dianggap sebagai faktor kunci untuk memutus rantai teror dan pengaruh kelompok separatis.

Masyarakat Papua kini semakin menyadari bahwa kehadiran OPM bukanlah solusi, melainkan sumber masalah. Ancaman dan teror yang mereka lakukan justru memperkuat tekad warga untuk bersama-sama dengan aparat menjaga tanah Papua tetap aman.